Pernikahan

Pernikahan

Bagi setiap laki-laki yang normal pasti suatu pernikahan adalah suatu harapan yang bisa dapat dilaksanakan entah itu dalam hitungan hari bulan atau tahun. Namun banyak yang normalpun masih enggan untuk menikah, banyak sekali faktor yang dihadapinya salah satunya adalah masalah keuangan. Termasuk saya adalah salah satunya yang ada didalamnya terkait dengan keuangan 🙂 . Keuangan sudah menjadi kebutuhan yang harus dipersiapkan dalam setiap acara atau kegiatan. Banyak atau sedikitnya uang yang harus di keluarkan itu menjadi hal yang relatif karena sesuai kebutuhan kita, yang pasti kita harus bisa mempersiapkannya sebelum acara.

Ketikan acara yang diharapkan akan datang H-1 entah apa yang di fikirkan sehingga mata ini sulit di pejamkan. Memang sengaja perkiraan jam 11 saya istirahat (tidur), karena esok hari harus mempersiapkan prosesi ijab qobul, namun perkiraan jam 3 mata baru bisa dipejamkan dan jam 5 sudah harus bangun lagi. Salah satunya yang terfikirkan adalah Ijab Qobul. Saya yakin lafaz qobul pasti saya sudah hafal bahkan sudah diluar kepalah heheh tetapi tetap saja kefikiran sehingga sulit tidur.

Setelah jam 5 sudah harus bangun kembali untuk melaksanakan sholat subuh dan dilanjutkan dengan make up sekitar jam 5.30. Make up yang identik dengan bedak lipstik dan entahlah apa itu namanya, aktifitas yang tak biasa namun harus dilakukan cukup taknyaman dan akhirnya harus dijalankan karena aktifitas ini tidak dilakukan setiap hari.

Akhirnya inilah hari H Minggu 31 juli 2016 dimana harus duduk di Mushollah Nurul Iman tempat dimana mendengarkan Tausiyah salahsatunya tentang pernikahan, kini saya yang duduk di depan penghulu dan ayah dari wanita pujaan untuk mengucapkan Qobul suatu ucapan yang tidak begitu panjang namun kalimat itulah yang mengandung ribuan makna yang menjadikan haram menjadi halal dan dapat menyatukan hubungan silahturahmi, ditemani dengan sanak saudara teman dengan berpakaian putih putih dan berhiasan manik2 putih Qobul terucap dari lisan ini alhamdulillah lancar di ucapkan.

Menjadi raja sehari itulah kalimat yang sering di dengar disetiap acara resepsi saudara atau teman dan saati ini yang menjadi raja sehari, diri ini terasa bingun ketika ada diatas plaminan duduk berdua dalam satu kursi dihampiri oleh para tamu untuk memberikan Do’a dan foto bersama untuk menjadikan kenangan dihari esok.

Satu demi satu tamu undangan baik teman sekolah teman rumah teman kampus dan tetangga hadir untuk memberikan do’a pada saat pagi siang dan malam hari dengan semakin banyaknya tamu do’a2 mulai bercucuran terucap dari tamu undangan namun ada kekhawatiran dari semakin bnyaknya tamu undangan yang hadir salahsatunya adalah makan prasmanan bahkan tamu istimewa Team Excellent Infotama Kreasindo belum datang hingga bada maghrib karena masih ada kegiatan training di markas excellent sedangkan untuk masak makan prasmanan sudah nambah dari perkiraan sebelumnya tetapi alhamdulillah walau makan seadanya team excellent masih kebagian 🙂

Terima kasih atas kehadiran beserta doannya 🙂

dsc_6051dsc_6053 dsc_6108dsc_5976

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *