Flashback Tarawih Masa Kanak-Kanak

Sholat tarawih menjadi salah satu kegiataan ibadah yang rutin di jalankan selepas sholat Isya.

Jika saya sholat di musholah yang berada di lingkungan rumah saya, kerap kali saya berada di baris paling depan tempat yang paling di jauhkan orang-orang saat sholat tarawih di mulai.

Sesekali saya datang menjelang sholat akan dimulai agar saya berada tidak di shaf paling depan. Benar saya tidak ada di shaf paling depan, malah saya berada di paling belakang di antara shaf kaum laki-laki.

Dimulai dengan sholat Isya berjamaah, lalu dilanjut sholat Tarawih berjamaah, tepat 1 shaf didepan saya bejejer 5 anak-anak dan 1 orang anak tepat di samping saya.

Dalam rakaat 1 sampai 4 tidak ada yang membedakan, tetapi setelah rakaat selanjutnya mulai mereka menampilkan perbedaan, mereka berdiri kembali tetapi setelah imam selesai membaca Al-Fatiha bahkan ada yang selang seling sholat 2 rakaat terus 2 rakaat lagi istirahat dan yang menjadi favorit saat Tarawih saat bilal mengucapkan “Akhiru tarawih” baru anak-anak kembali semangat.

Dahulu saya merasakan hal yang sama seperti itu, hal itu normal dilakukan dimasa kanak-kanak, karena masa seperti itu baru mulai untuk belajar, masih untung melakukan hal itu, masih berada di musholah daripada tidak sholat sama sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *