Pemuda Bangkit Setelah Mati Suri

Ada yang berbeda pada bulan Agustus ini.

Kemeriahan mulai tampak di lingkungan sekitar rumah untuk menyambut HUT RI ke-73, berjejer bendera dan umbul-umbul di spanjang jalan, kegiatan sudah tersusun dari mulai tasyakuran dan perlombaan yang akan diselenggarakan,

Tidak ada yang berbeda dari keadaan di atas, sama seperti lingkungan yang lain, sama-sama melakukan kegiatan yang sama.

Lalu apa yang berbeda?

Kurang lebih 3 tahun pemuda lingkungan kami seperti tidak semangat tidak ada kegiatan sosial seperti mati suri, selama itu yang menjadi penggerak kegiatan kaum ibu-ibu, apakah tidak ada kegiatan? tetap ada kegiatan namun tidak masksimal, tidak ada bendera yang berjejer di spanjang jalan tidak ada rapat kegiatan akan berjalan seperti apa, yang penting ada kegiatan sudah cukup.

Tapi ditahun ini mulai kembali bergerak pemuda kami, entah ada angin apa tiba-tiba saya dapat informasi via WA untuk merapat ke rumah ketua RT untuk melakukan pembahasan mengenai kegiatn HUT RI ke-73. Akhirnya kegiatan akan di adakan dengan penggagas pemuda dari mulai penarikan dana perwarga dan pada Donatur dilingkungan atau di luar lingkungan.

Jika sebelumnya kegiatan ini di gagas oleh kaum Ibu-Ibu, saat ini para pemuda yang melakukan gagasanya, suatu hal yang positif untuk harapan kemajuan pada kegiatan yang lain. Yang sebelumnya setiap kegiatan dilingkungan, saya adalah termasuk salah satu sebagai penggagasnya, namun berjalannya waktu lambat laun saya ditinggalkan dan berharap akan ada penggagas junior yang lain. Semoga gerakan awal ini menjadi gerakan perubahan yang jauh semakin baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *