Lupa Karena Sudah Menjadi Kebiasaan

Kerap kali saya dan beberapa team datang ke masjid yang tidak jauh dari tempat kerja. Sampai di masjid, terkadang sesekali saya ke toilet yang berada di masjid lantai 2 dekat dengan tempat wudhu,

toilet itu di khususkan untuk laki-laki dan hanya untuk buang air kecil. Setiap kali saya menggunakan toilet itu saya selalu di ingatkan dengan tulisan yang berada di dinding.

“DIMOHON KENCING DENGAN JONGKOK, SIRAMLAH DAN MATIKAN KRAN AIR BILA SUDAH SELESAI”

Pada zaman remaja dahulu, 1 sampai 2 kali dalam 1 minggu kami sering berkumpul di mushollah, duduk bersama untuk mendengarkan dan membahas perkara islam, tidak lepas dari candaan saat Ust memberikan tausiyah, bisa dibilang pembahasannya masuk dari kuping kanan keluar dari kuping kiri.

Pembahasan cukup berkelas, karena yang di bahas menggunakan kitab kuning, Ust nya juga cukup muda, pembahasannya tidak terlalu lama, tidak bertele-tele sesuai lah dengan remaja kalau terlalu lama udah ga bisa diam.

Dengan tulisan didinding itu saya ingat pembahasan tentang buang air kecil laki-laki juga harus jongkok, waktu itu saya tertawa, bukan saya saja bahkan semua remajapun ikut tertawa saat bahas materi itu, karena kebiasaan kami laki-laki yang salah buang air kecil berdiri, padahal yang benar itu memang dengan cara jongkok, salah satunya pembahasanya jika berdiri tidak tuntas masih ada sisa-sisa urin yang tidak terbuang yang menyebabkan penyakit, walaupun begitu saya sendiri sering lupa karena buang air kecil itu sudah terbiasa dengan berdiri.

Semoga kebiasaan yang tidak baik, yang sudah lama bisa berangsur berubah menjadi hal yang lebih baik.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihatku kencing sambil berdiri, kemudian beliau mengatakan, “Wahai ‘Umar janganlah engkau kencing sambil berdiri.” Umar pun setelah itu tidak pernah kencing lagi sambil berdiri.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *