Database E-Faktur Hilang

Dalam suatu kegiatan di perusahaan sudah tentu ada suatu program yang bisa menunjang pekerjaan sehari-hari. Contoh di bagian pajak, ada program dari kantor pajak yang memudahkan dalam hal pembuatan pajak masukan, keluaran dan membuat SPT, semua dapat tersimpan dalam 1 tampat yaitu database.

Tapi apakah kita pernah terfikir jika database yang kita miliki terkena virus yang bisa menghapus atau merusak database e-faktur, bahkan komputer e-faktur kita tidak sengaja terformat atau di uninstall, lalu apa yang dapat kita lakukan.

Hal ini terjadi ditempat saya bekerja, beberapa lalu salah satu team support kami melakukan pembenahan terhadap server yang ada, tetapi dengan tidak sengaja server yang terdapat aplikasi E-Faktur terhapus, lalu bagaimana dengan data pajak keluaran, pajak masukan, SPT, Referensi Klien, Referensi Barang?

Apakah dari data tersebut tidak ada yang selamat?setelah kejadian itu saya coba langsung konsultasi dengan konsultan pajak kami, data tersebut masih bisa selamat, tetapi yang selamat hanya data-data pajak keluaran saja, untuk data-data yang lain KPP tidak dapat mengeluarkan.

Untuk proses pengambilan database pajak keluaran tidak terlalu sulit, silakan siapkan

  1. Surat kuasa bermeterai yang ditanda tangani oleh direktur
  2. Password PKP yang terdiri dari kombinasi 10 huruf dan angka
  3. Flashdisk untuk penyimpanan file

Untuk password jgn sampai lupa, informasinya jika lupa password untuk proses selanjutnya bisa tunggu sampai 1 minggu baru bisa di proses lagi.

Setelah itu disiapkan silakan tunggu untuk di proses dokumennya, nanti akan didapatkan dalam bentuk .Rar, setelah didapatkan proses permintaan database telah selesai, untuk selanjutnya penerapan database di aplikasi baru.

Untuk langkah selanjutnya tunggu tulisan saya kembali, mengingat prosesnya cukup panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *