Budidaya Ikan Lele

Di awal tahun saya memilih untuk memiliki aktivitas baru yaitu budidaya ikan lele, di indonesia budidaya yang cukup banyak diminati para pembisnis adalah budidaya ikan lele, untuk sekala saya tidak perlu neko-neko dalam hal bisnis, yang pasti jalankan saja, setidaknya ikan yang sudah cukup untuk konsumsi bisa menjadi lauk pauk

Yang menjadi dasar budidaya ikan lele banyak diminati di Indonesia, karena perawatannya cukup mudah dan daya tahan tubuh ikan lele lebih kuat sehingga tingkat kematian lebih sedikit, dan yang menjadi pendongkrak bisnis ikan lele juga karena banyaknya warung makan yang menyediakan menu ikan lele, tetapi jika memang ingn di jadikan bisnis bisa cari celah untuk pemasarannya, jika di pasarkan ke penjual ikan di pasar-pasar kemungkinan besar harga akan jauh dari yang diharapkan

Diakhir tahun 2018 saya mulai menyiapkan untuk budidaya lele, langkah pertama adalah pembelian terpal, saya beli dekat tempat kerja saya, sebelum memesan terpal untuk kolam, pastikan terlebih dahulu ukuran kolam yang ingin kita pesan, jangan sampai sudah dipesan ketika di pasang melebihi lahan yang kita miliki, saya membeli ukuran 1*3 M harganya berkisar 160.000,-

Setelah terpal sudah siap dengan ukuran yang kita inginkan, langkah selanjutnya buat kerangka kolam sesuai dengan ukuran kolam yang sudah di beli, kerangka kolam ini sangat penting untuk pertahanan kolam, jadi jangan asal nempel saja, jangan sampai setelah di isi air, airnya sudah penuh, tiba-tiba ambrul dan akhirnya sia-sia air yang telah di isi, itu pengalaman saya 🙂

Setelah kolam siap biasanya sudah tidak sabar ingin menaruh bibit ikannya, tapi jangan, bersabar sedikit untuk hasil yang lebih baik, biarkan kolam kurang lebih 1 minggu sudah terisi air, tetapi jangan di isi bibit ikan lele, biarkan kolan berlumut terlebih dahulu. Ditempat kita beli bibit ikan lele kolamnya berlumut, setidaknya biar dia tidak terlalu stres meninggalkan lumut-lumut di kolam yang lama 🙂 dan biar lumut-lumut menjadi makanannya, bisa juga agar bahan kimia yang menempel pada terpal bisa bersih bahkan hilang.

Setelah 1 minggu dengan kolam yang berisi air dan lumut-lumut, pada tanggal 05 Januari 2019 saya mulai membeli bibit ikan lele, pembelian bibitnya saya beli di daerah ciketing kel mustika jaya, lumayan cukup jauh dari tempat saya tinggal tapi biayanya yang ukuran 5-6 per 1 ekor Rp300 harga yang cukup miring lah, untuk percobaan saya beli sebanyak 200 ekor agar bisa segera saya tebar pada kolam yang telah tersedia, 200 ekor jika di awang-awang terasa banyak, tetapi ketika di taruh di kolam terasa tidak ada ikannya.

Tingkat kematian pada ikan lele jika saya hitung dari 200 ekor saya mengangkat ikan lele yang mati 3 ekor, itu yang kelihatanya saja, untuk yang tidak diketahui belum di cek kembali.

Minggu lalu umur ikan sudah 1 bulan, pertumbuhan ikan tidak sama, ada yang rakus ada yang biasa saja dan ada juga yang tidak mau makan, terlihat dari ukuran ikan, di minggu lalu saya menguras kolam mengingat air sudah sangat keruh dan memang niat untuk di sortir ikan-ikan tersebut, ternyata masih banyak ikan yang perkembangannya sangat jauh, pada budidaya saat ini sengaja saya tidak memberi vitamin untuk ikan, saya mau tau seberapa lama jika tidak diberi vitamain dan nanti jika mulai menaruh bibit lagi baru di beri campuran vitamin. Penyortiran ikan sangat dibutuhkan jika tidak ikan yang masih kecil akan dimakan dengan ikan yang lebih besar

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *