Perjuangan Bidan dan Seorang Ibu

Rabu 20 Feb 2019 aktivitas saya berjalan hingga menjelang sore seperti biasa, pagi sebelum berangkat ke tempat bekerja, saya sempatkan antar istri saya yang berprofesi sebagai Bidan di klinik yang tidak jauh dari rumah, sedikit banyak jika di motor, kami sering bercerita, cerita hari itu kalau Fulana semalam di suruh ke klinik buat check-up, tapi baru bisa pagi untuk melakukan check-up, kalau tafsiran persalinannya atau hpl tgl 22 Feb 2019, Fulana itu tempat tinggalnya berdekatan dengan kami.
Setelah mengantar istri, saya langsung menuju tempat saya bekerja, untuk menjalankan pekerjaan seperti biasa hingga pukul 16:30, menjelang pukul 17:00 istri saya memberi info sedang merujuk Fulana ke Rumah Sakit karena perdarahan, pukul 17:13 saya pulang dan tidak lama sampai di rumah saya langsung menyusul ke Rumah Sakit.

Istri saya dan beberapa bidan telah membantu proses persalinan Fulana, inilah salah satu tugas seorang bidan yang harus berusaha menolong Ibu dan Anak dalam persalinan agar bisa selamat, jika anda memiliki pasangan seorang bidan jangan pernah mempersoalkan pendapatannya, karena jika diukur dengan Rupiah pengorbanannya belum setara.
proses persalinan Fulana berjalan lancar hingga bayi kecil mungil dapat menghirup udara yang baru, meski beberapa saat harus di tempatkan pada inkubator, pada akhirnya anak ini bisa normal dan sehat.

Tidak lama dari proses persalinan Fulana mengalami perdarahan yang begitu hebat, yang harus di bawa ke Rumah Sakit, tekanan darah yang terus menerus turun yang mengakibatkan tidak sadarkan diri kurang lebih 3 jam, keluarga pasien terus menunggu berdoa dan berharap agar bisa kembali normal, keluarga dari pasien sudah mulai meneteskan air mata karena tidak kunjung sadar dan akhirnya dokter memanggil keluarga korban dan memberikan kabar tidak baik.

Dokter sudah berusaha dan akhirnya tidak tertolong, Ibu dari anak yang baru lahir pergi untuk selama-lamanya dalam perjuangan untuk nyawa seorang bayi suci, pecah ruah tangisan keluarga korban saat dokter memberikan kabar tersebut.
Perjuangan Bidan dan Perjuangan Ibu begitu luar biasa, dulu saya pernah mengalami ada di samping perjungan istri saya saat berjuang disini
Saya bertanya dengan Istri saya, yang di khawatirkan seorang Bidan saat menolong melahirkan apa saja, istri saya bilang diantaranya :

1. Saat melahirkan, harus berjuang bagaimana menyelamatkan nyawa diri sendiri dan anak
2. Setelah itu berharap tidak ada perdarahan yang begitu hebat setelah melahirkan atau sebelum melahirkan
3. Dan berharap tidak ada kejang pada ibu-nya atau komplikasi lainnya

dari ketiga itulah para ibu harus berjuang juga, bukan hanya fisik saja yang di persiapkan tetapi mental harus kuat dan yakin bahwa kelahiran dapat berjalan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *