Belajar Mancing

Kegiatan memancing pasti pernah dilakukan oleh anak-anak tahun 90 an, dimana masih banyak lahan kosong tampat berhentinya air atau penampungan air atau empang liar, kalau dahulu saat musim hujan, setelah hujan berhenti anak-anak termasuk saya berkumpul di tempat tersebut bersama peralatan untuk memancing, yang di dapatpun biasanya ikan-ikan Betik, Betok, Kocolan, mungkin kalau dapat pun gak tau itu ikan mau diapain, namun saat ini tempat itu sudah tiada, sudah di ganti dengan bangunan-bangunan kokoh.

Mungkin sudah bertahun-tahun saya tidak memancing, beberapa minggu yang lalu saya belajar mancing bersama teman-teman komunitas sepeda di daerah Karawang dekat pasar Wadas, sebagian sama-sama baru belajar, saat ini olahraga sepeda-nya istirahat ganti dengan olahraga mancing, kalau jaman dahulu, saat mancing alatnya pakai bambu yang di dapat di kebun tetangga di ujungnya di ikat benang dan umpannya pakai cacing, tapi mancing model sekarang pakai Joran Fiber, Ril, benangnya panjang kalau lempar kail yang ada umpannya harus di buka Ril nya terlebih dahulu, umpannya diracik dahulu di campur-campur bahan-bahan makanan, mancingnya berbayar di empang yang dirawat.

Pertama kalinya saya mancing menggunakan alat-alat yang sering dilihat tapi baru mencoba menggunakannya, kalau mancingnya tidak bersama komunitas sepeda mungkin saya tidak akan mancing, mancing sudah seperti berenang, kalau berenang awalnya tidak bareng Excellent mungkin tidak akan berenang 😀

Belajar dari kegiatan mancing bagaikan mencari Rezeki, kita sama-sama dalam 1 empang, dengan jumlah ikan yang sama, jenis ikan yang sama, diberikan waktu yang sama, sama-sama menggunakan alat pancing, sama-sama menggunakan umpan, namun dari jumlah team yang memancing ada yang Bagong, kata Bagong ini saya dapatkan saat mancing, istilah ini biasa di pakai untuk orang-orang yang mancing tanpa mendapatkan hasil.

Memancing itu melatih fokus, di kanan-kiri banyak pelampung tetapi kita tetap fokus dengan pelampung milik kita, melatih kesabaran, sabar saat yang lain sudah mendapatkan ikan namun kita belum mendapatkan.

Mancing itu bukan karena dapat banyaknya ikan tetapi yang penting narik, walau narik ikan 1 terlepas dari istilah Bagong 😀

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *